Berita Terkini

Penumpang Pesawat di Australia Diizinkan Menggunakan Ponsel dengan Pulsa Berbayar

Penumpang Pesawat di Australia Diizinkan Menggunakan Ponsel dengan Pulsa Berbayar

Penumpang Pesawat di Australia Diizinkan Menggunakan Ponsel dan Pulsa

Jika anda sering menaiki pesawat, pasti anda tahu larangan menggunakan ponsel genggam dan juga pembelian pulsa ppob di pesawat. Ponsel genggam merupakan suatu perangkat canggih yang mengandung unsur elektromagnetik yang dapat menganggu bahkan membahayakan pesawat yang sedang mengudara. Seperti kejadian yang terjadi belum lama ini yang menimpa pesawat Qantas. Pada saat itu pesawat harus mengalami adanya pendaratan darurat karena adanya gangguan yang mengkhawatirkan dalam penerbangan pesawat tersebut. Dugaan sementara yang paling kuat mengapa pesawat tersebut harus mengalami pendaratan darurat adalah adanya penggunaan alat yang mengandung unsur elektromagnetik seperti perangkat canggih dan perkiraan yang lebih spesifik adalah karena adanya penumpang yang menggunakan sebuah ponsel yang ada didalam pesawat.

Namun kejadian tersebut tidak serta merta menjadikan ACMA atau bisa disebut jaga Komisi Australia menyangkut Komunikasi dan Media untuk melarang adanya penggunaan ponsel oleh para penumpang yang ada dalam pesawat. Ketika tahun 2007 yang lalu, Australia menjadi satu-satunya Negara yang paling maju di dunia dalam hal penggunaan dan pengembangan teknologi untuk menciptakan telepon genggam GSM yang tentunya dapat dengan aman dipakai didalam pesawat. Tentunya ponsel yang mereka ciptakan tersebut sudah lolos uji coba dan tidak akan mengganggu kerjanya alat navigasi pesawat. Jhal tersebutlah yang mendasari keputusan ACMA untuk tidak melarang penggunaan telepon genggam dan juga pembelian pulsa ppob dalam pesawat di Australia. Chris Chapman yang merupakan perwakilan dari pihak ACMA dan sekaligus seorang chairman ACMA tersebut mengatakan bahwa hal tersebut adalah inovasi luar biasa yang ditunjukan kepada masyarakat agar dapat menggunakan telepon genggam didalam pesawat dengan aman yang juga tidak melibatkan adanya campur tangan dari jasa telekomunikasi.

Pihak ACMA juga menjelaskan jika Jammer yang merupakan perusahaan penyedia telepon genggam yang berasal dari Jerman ini yang telah mengusung teknologi pulsa ppob ini. Perusahaan tersebut telah melakukan berbagai macam penilitian dan menemukan teknologi pico. Lalu, teknologi pico inilah yang mampu menghasilkan inovasi telepon genggam yang dapat digunakan didalam pesawat meski dalam penerbangan. Uji coba dari teknologi ini sudah dilakukakan selama 18 bulan lamanya dan hasil yang didapatkan juga sangat sesuai dengan harapan. Hal tersebut dibuktikan selama ponsel genggam tersebut dipasarkan kepada masyarakat, ACMA tidak menerima adanya kritik yang mengatakan adanya gangguan ketika menggunakan ponsel tersebut didalam pesawat. Hal itu pula yang telah dijelaskan dalam Celluler News pada hari Rabu tanggal 15 Oktober 2008. Komisi Penyedik Transportasi di Australia sudah menjelaskan bahwa tim mereka telah melakukan berbagai pengecekan terkait komponen-komponen dalam pesawat yang mengalami kecelakaan.

Dalam penyidikan berbagai kasus kecelakaan pesawat itu, kemungkinan besar terjadinya musibah tersebut disebabkan oleh adanya gangguan pada alat navigasi pilot pesawat yang dipengaruhi oleh suatu alat yang memiliki gelombang elektromagnetik tinggi. Alat atau perangkat dengan gelombang eletromagnetik tinggi yang kemungkinan besar dapat menyababkan kecelakaan pada pesawat adalah laptop atau juga telepon genggam. Banyak juga penelitian yang menyatakan bahwa penggunaan gadget di dalam pesawat seperti laptop dan telepon genggam tersebut dapat menimbulkan kecelakaan. Apalagi jika perangkat tersebut dinyalakan diatas pesawat yang sedang dalam penerbangan,hal ini tentunya akan sangat membahayakan keselamatan. Bahkan sudah banyak pihak-pihak yang melarang terkait penggunaan perangkat elektronik didalam pesawat khususnya ketika pesawat berada dalam ketinggian sekitar 3000 kaki. Tetapi larangan tersebut tentunya tidak berlaku untuk ponsel rekomendasi dari ACMA tersebut.
Sumber: https://sakukupulsa.wordpress.com/2008/10/16/australia-izinkan-ponsel-di-pesawat/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *