Wisata

Bunga Liar Australia ini Kini Populer di Luar Negeri

Bunga Liar Australia ini Kini Populer di Luar Negeri

Memiliki warna yang unik dan ketahanan yang lama, bunga liar asli Australia seperti eucalyptus tetragona menjadi tren di dunia interior desain dan juga di toko bunga setempat di Jepang. Bunga dengan buah berwarna biru dengan semburat putih ini bahkan diekspor ke Negeri Sakura ini setiap beberapa hari satu kali.

Bunga yang populer di Jepang ini bisa jadi tersedia di florist Yogyakarta juga terutama mereka yang menyediakan berbagai macam bunga dari berbagai asal dan tempat.

Salah satu karyawan dari Otani Trading, Eriko Tashimo mengungkapkan bahwa bunga asli Australia ini sudah dikirim ke seluruh Jepang. Kita bahkan bisa menemukannya mulai dari Hokkaido sampai dengan Okinawa.

Menurut Tashimo juga, bunga ini biasanya dikirim ke florist atau toko bunga. Menurutnya, bukan hanya bunga hidupnya saja yang bagus, tetapi bunga kering asal Australia pun tak kalah bagus.

Mengingat bunga kering yang juga sangat populer saat ini di Jepang, banyak juga florist yogyakarta yang menjual bunga-bunga yang berasal dari Australia ini dalam bentuk bunga kering. Dalam hal ini, bunga kering dijual ke florist atau toko bunga kemudian nanti berakhir di toko yang menjual dekorasi-dekorasi untuk interior desain.

Menurut pendapat Tashimo, bunga ini bisa menjadi begitu populer karena buah dan juga bentuknya yang besar serta daunnya yang terlihat begitu indah. Bunga eucalyptus tetragona yang datang dari Australia ini biasanya dikirim dari Australia Barat serta Victoria ke Jepang dengan menggunakan kargo udara.

Berbicara mengenai kargo udara tersebut, kargo khusus ini disenjatai dengan pengatur suhu yang nantinya bisa mengontrol suhu di dalam wadah kardus dimana bunga tersebut disimpan sampai ke tangan florist Yogyakarta.

Senada dengan Tashimo, Brett McDonald yang merupakan salah satu petani bunga dari Australia Barat ini juga mengaku bahwa bunganya setiap senin sore dikirim ke Jepang untuk dilelang di senin minggu depannya.

Brett sendiri mengaku bahwa mengekspor produk bunganya ke luar neger merupakan suatu hal yang sudah menjadi mimpinya sejak dulu dan ia membutuhkan 10 tahun agar bisa menjadikannya nyata.

DI lahannya yang berlokasi di Miga Lake, Victoria, Brett sudah mempunya ribuan semak bunga tetragona ini. Ia mengaku bahwa dirinya sangat senang karena akhirnya memiliki kesempatan untuk mengekspor bunga-bunganya tersebut.

Menurutnya, pihaknya memperoleh respon yang sangat positif terutama terkait dengan kualitas yang diberikan. Hal ini terutama berlaku bagi komoditas atau produk bunga tetragona.

Mengekspor memang menjadi salah satu hal yang masuk akal bagi Brett karena bagaimana pun pasar lokal sudah dipasok cukup besar dari berbagai sumber. Menurutnya, jika ia menjualnya di Australia dan terjadi pelonjakan komoditas di pasaran, harga bunga tersebut pun akan turun.

Saat mencoba menggaet para florist Yogyakarta maupun florist-florist di Jepang diberi email yang berisi mengenai bunga tersebut dan juga perkembangan pasar di Jepang yang juga terus menggeliat positif.

Brett sendiri menanam berbagai jenis bunga yang berasal dari Australia. Akan tetapi, tetragana adalah satu-satunya bunga yang sudah Brett kirim ke Jepang. Namun, tak pantang menyerah ia juga mengirim beberapa sampel bunga liar lainnya dari Australia yang siap menjajaki pasar bunga.

Dalam hal hubungan ekspor ini, Brett juga berharap untuk memiliki hubungan jangka pangjang melalui ekspor bunga ini dengan Jepang. Dengan reputasi florist di Jepang yang tak jauh beda dari florist Yogyakarta, memang tak diragukan bahwa bunga lain yang berkulitas juga dapat menapaki pasar bunga di Jepang.

Mungkin anda ingin mencari kawasan di australia yang cocok untuk hiking bisa membaca artikel kami sebelumnya.

Sumber: http://www.tribunnews.com/australia-plus/2017/06/16/bunga-liar-australia-digemari-di-jepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *