Berita Terkini

Pertukaran Umat Muslim Antara Australia dan Indonesia

Justin Lee, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia memiliki harapan besar bagi Muslim Exchange Program yang didirikan dan sudah berusia hampir 15 tahun ini. Justin Lee menilai program yang dilakukan ini nanti aka memberi pemahaman atas terjalinnya keberagaman di Indonesia dan Australia.

“Harapannya, program ini dapat memperlihatkan bagaimana keberagaman umat dengan berbagai latar belakang agama, baik yang ada di Indonesia maupun Australia,” ucap Justin saat di Konferensi Pers Kedubes Australia, Jumat (3/3).

Justin Lee mengatakan bahwa Negara Australia memiliki penduduk dengan keberagaman bahasa dan agama, sedikitnya 300 bahasa dengan hampir semua negara di dunia. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberi pemahaman yang baik untuk agama-agama yang ada.

Kata justin, saat ini adala momen yang tepat untuk melanjutkan program pertukaran Muslim, mengingat agama islam di Australia sendiri mengalami perkembangan yang sangat pesat. Dia ingin agar penganut agama islam di Indonesia ikut turut merasakan toleransi di Australia. (Harga Mukena Al Gani)

“Islam di Australia sendiri mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Hal ini menjadi kesempatan baik untuk dapat bertukar pengalaman dan memberikan toleransi dan kehidupan moderat,” Ucap Justin.

Untuk Muslim Exchange program pada tahun ini, ada 10 tokoh muslim muda dari Indonesia yang terpilih. Dengan 5 orang kelompok pertama akan diberangkatkan pada bulan maret, dan disusul kelompok kedua pada bulan April nanti. Sedangkan kelima tokoh muslim muda lainnya akan ke Indonesia pada bulan Mei.

Justin Lee sendiri sudah terpukau dengan kerukuran yang ada di Indonesia. Apalagi hubungan Australia dengan Indonesia sendiri sangat konstruktif. Dengan begini, ia sangat mengharapkan hubungan kedua Negara dapat terus terjaga. Terutama diantara kerukunan umat beragama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *