Kedutaan Besar Australia
Indonesia
Alamat: Jalan H.R. Rasuna Said Kav C 15-16, Jakarta Selatan 12940 - Tel: +62 21 2550 5555 - Fax: +62 21 2550 5467

Keterlibatan Masyarakat Muslim Australia

Australia adalah salah satu masyarakat multi-budaya paling berhasil di dunia dan dibangun di atas demokrasi parlementer, negara hukum dan ekonomi pasar. Kini, Muslim makin menjadi bagian yang paling penting masyarakat majemuk dan modern Australia.

Kemajemukan Masyarakat Muslim Australia

Masyarakat Muslim Australia merupakan kelompok majemuk yang berasal dari 120 negara. Sensus 2006 mencatat jumlah umat Muslim lebih dari 340.000 jiwa, lebih dari sepertiganya lahir di Australia. Mereka bagian yang bernilai dan dinamis dari kehidupan sosial dan budaya di semua negara bagian dan teritori. Generasi kedua dan ketiga Muslim Australia memainkan peran yang penting dalam membaurkan Muslim pendatang baru dari banyak latar belakang budaya, bangsa dan bahasa ke dalam keluarga Islam di Australia.

Ada sekitar 140 masjid dan mushola di kotakota di Australia. Beberapa di antaranya di fasilitas umum seperti bandara, universitas dan rumah sakit. Sebagai bagian dari kesatuan masyarakat mereka, tidak satu pun masjid Australia mengumandangkan adzan dengan pengeras suara. Jadwal sholat diterbitkan secara luas, termasuk di Internet. Masjid yang lebih besar dan pusat Islam memberikan layanan kepada masyarakat mereka seperti kegiatan kepemudaan, olahraga, wejangan kebudayaan bagi pendatang baru dan kegiatan sosial lainnya. Toko makanan dan restauran halal juga dapat ditemukan di banyak kota di Australia.

Muslim Australia telah memberikan sumbangsih penting dalam sejumlah besar usaha sosial, ekonomi, kebudayaan, keagamaan dan pendidikan. Namun demikian, di lingkungan sosial dan politik global akhirakhir ini, telah muncul ancaman terhadap kohesi sosial, keserasian dan keamanan.

Pemerintah Australia menanggapi tantangan ini dengan mendorong dialog terus-menerus dengan umat Muslim dan kelompok masyarakat lainnya.

Memajukan dialog dan mengembangkan pemahaman

Australia merangkul orang, agama dan bahasa dari setiap sudut dunia dan Pemerintah Australia bertekad memajukan toleransi antar masyarakat. Rencana Aksi Nasional untuk Membangun di Atas Kohesi sosial, Keserasian dan Keamanan dikembangkan pada 2005 dan 2006. Rencana Aksi Nasional merupakan hasil proses konsultasi masyarakat, termasuk masukan dari Kelompok Rujukan Masyarakat Muslim yang secara khusus didirikan, maupun proses Pertemuan Puncak Pemuda Muslim yang selenggarakan di berbagai kota di Australia dari Desember 2005 hingga Mei 2007.

Maksud dan tujuan Rencana Aksi Nasional adalah untuk memperkukuh kohesi sosial, memajukan keserasian dan mendukung keamanan nasional dengan mengatasi isolasi dan peminggiran di masyarakat yang dapat membuat seseorang rentan terhadap ide-ide anti-sosial dan merusak. Bidang fokus utamanya adalah pendidikan, lapangan kerja, pemersatuan masyarakat dan peningkatan keamanan nasional.

Kegiatan yang didanai oleh Rencana Aksi Nasional mencakup proyek-proyek di masyarakat seperti keterampilan kepemimpinan dan pendampingan untuk pemuda Muslim, loka karya seni yang berhubungan dengan kelompok lain dalam komunitas (satu proyek tentang komedi, musik rap dan puisi), interaksi antara pemuda Muslim dan non-Muslim di daerah, loka karya lintas-budaya untuk mengubah stereotipe yang lazim tentang Islam dan wanita, penerbitan buku untuk mengatasi salah tafsir tentang Islam, dan program olahraga yang mendorong pemuda Muslim, Penduduk Asli Australia, dan kelompok minoritas lain dan masyarakat luas.

Komisi Hak-hak Azasi Manusia dan Kesetaraan Kesempatan menyelenggarakan program untuk memajukan kohesi sosial dan menangkis pandangan diskriminatif dan intoleransi terhadap Muslim Australia. Salah satu dari program tersebut mengembangkan kemitraan antara masyarakat Muslim dengan layanan kepolisian. Departemen Imigrasi dan Kewarganegaraan mengelola perayaan Hari Harmoni secara nasional pada bulan Maret setiap tahun, yang menghimpun orang untuk memajukan nilai-nilai Australia dan merayakan partisipasi masyarakat. Ini merupakan hari untuk memahami dan menghayati manfaat tinggal di sebuah negeri yang merangkul nilai-nilai bersama tentang hormat, keadilan, partisipasi dan penerimaan.

Bekerja bersama

Konsultasi dengan pemuda Muslim Australian merupakan bagian penting dari strategi pemerintah untuk menumbuhkan pemahaman budaya dan memerangi intoleransi. Kegiatan kepemudaan menghimpun sejumlah pemuda Muslim Australia untuk membicarakan masalahmasalah keprihatinan dan kemungkinan pemecahan.

Banyak lembaga swadaya masyarakat menyelenggarakan kegiatan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman Islam di masyarakat. Organisasi-organisasi tersebut termasuk:

Australia juga bekerja sama dengan bangsabangsa lain untuk mendorong saling menghormati, pemahaman dan kerja sama antara berbagai agama dan budaya yang berbeda-beda. Misalnya, Australia telah memupuk kerja sama antar-agama kawasan melalui keterlibatan dalam Dialog Antar Agama Kawasan sebagai sponsor bersama dengan Indonesia, Selandia Baru dan Filipina.

Pada Desember 2009, Parlemen Agama Dunia akan diselenggarakan di Melbourne. Delegasi Muslim akan menjadi bagian dari 8.000–12.000 orang yang diharapkan hadir. Sebagai kota multi-agama, multi-bahasa dan multi-budaya, Melbourne adalah tempat yang ideal untuk menyelenggarakan pertemuan antara-agama terbesar di dunia.

Informasi lebih lanjut:

Unduh lembar fakta di sini (PDF)