Berita Terkini

Budidaya Lobster di Wilayah Subtropis Autralia

Dalam usaha budidaya lobster air tawar, ada 3 spesies dari genus Cherax yang bisa dikembangbiakkan secara ekonomis, bagus ditinjau dari penyediaan spesies udang hias air tawar maupun udang konsumsi, yakni lobster air tawar capit merah atau redclaw (Cherax qudricarinatus), yabbie (Cherax destructor), dan marron ( Cherax tenuimatus) yang ada di Indonesia Lobster Trading Company.

Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Sukabumi telah mulai mengerjakan domestikasi beraneka spesies lobster air tawar yang berasal dari habitat alam kawasan Kabupaten Wamena. Tujuan utama domestikasi ini yaitu menghasilkan induk dan bibit teradaptasi dan menciptakan informasi teknik pembudidayaan yang mengarah kepada upaya pelestarian plasma nutfah autentik Indonesia. Di samping itu, merupakan upaya pengembangan teknik budi daya lobster air tawar sebagai spesies baru yang kapabel meningkatkan pendapatan petani ikan air tawar secara khusus dan peningkatan ekspor nonmigas pada biasanya.

Bermacam-macam macam lobster air tawar. Jenis yang biasanya berkembang yaitu variasi Capit Merah, yabbie, dan spesies Indonesia.

Lobster Air Tawar Capit Merah (Redclaw)
Lobster air tawar capit merah (redclaw) yakni salah satu spesies endemik dari kelompok udang yang pada awalnya hidup di habitat alam, seperti sungai, rawa, atau danau yang ada di kawasan Queensland, Australia.

Selain khusus, ciri-ciri morfologi Lobster air tawar capit merah yaitu warna tubuhnya hijau kemerahan dengan warna dasar bagian atas capit berupa garis merah tajam, terutamanya pada induk jantan yang sudah berumur lebih dari 7 bulan. Padahal itu, memiliki duri-duri kecil yang terletak di atas seluruh permukaan capit yang dilengkapi duri berwarna putih di atas permukaan tiap-tiap segmen capit, telur berwarna kuning kemerahan, dan mempunyai masa pengeraman telur 32 -35 hari dengan temperatur air 20–220 C.

Lobster air tawar capit merah bisa hidup dan tumbuh pada temperatur 2–370 C. Melainkan demikian, temperatur air optimum yang paling pas untuk hidup dan tumbuh adalah 23-310 C. Sementara itu, toleransi kepada kandungan oksigen di dalam air yakni 1 ppm, keasaman 6-9,5, dan amonia 1 ppm.

Lobster Air Tawar Yabbie
Lobster air tawar yabbie yakni salah satu spesies endemik yang menyebar luas di danau atau sungai yang berlokasi di wilayah tropis hingga subtropis di sebagian negara komponen Australia, seperti Melbourne, Adelaide, Alice Spring, Victoria, dan Townsvilelle. Di wilayah-wilayah hal yang demikian umumnya ragam lobster ini menempati perairan yang kaya akan oksigen, tumbuhan, dan subtrat berlumpur atau berpasir.

Lobster air tawar yabbie memiliki toleransi yang tinggi kepada fokus oksigen terlarut sebesar 0,5 ppm dan suhu air 8-300 C. Adat, metabolime tubuh, nafsu makan, dan pertumbuhannya menjadi rendah sekiranya dipelihara dalam wadah dengan temperatur air kurang dari 160 C. Yabbie memerlukan kisaran temperatur untuk pertumbuhan optimum antara 20-250 C. biasanya yabbie menjadi induk saat berumur 6-7 bulan dengan bobot maksimum yang ditemukan di habitat alam mencapai 300-400 gram dan panjang total sekitar 30 cm.

Lobster ini yakni variasi omnivora, walaupun mempunyai kecenderungan suka tumbuhan, seperti daun dan ranting pohon yang jatuh ke perairan. lain yang dimiliki yabbie merupakan kemampuannya membikin tempat perlindungan dengan menggali lubang di dasar perairan hingga kedalaman 2 meter. Kenyataan ini tentunya bisa menjadi unsur yang mempersuliat pembudidaya.

https://www.indonesialobstersupplier.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *