- Home
- Tentang kami
- Berkunjung ke Australia
- Services for Australians
- Berbisnis dengan Australia
- Belajar di Australia
- Kerjasama pembangunan
- Media
- Tentang Australia
- Hubungan Australia-Indonesia
- Agenda kegiatan
- English
Siaran Media
8 Maret 2010
Tokoh Muslim Muda RI Akan Menyelami Australia yang Multikultural
Delegasi tokoh Muslim muda Indonesia - Nikmatullah dari Lombok, Helma Malini dari Kalimantan Barat, Fauza Masyhudi dari Padang dan Rita Pranawati dari Jakarta bertolak ke Australia pada hari Minggu dalam program pertukaran bilateral yang bertujuan untuk memperkukuh pemahaman dan hubungan antara tokoh muda dari kedua negara.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer, berujar dirinya berharap kunjungan tersebut akan memberi sumbangsih pada pemahaman yang lebih baik di Indonesia tentang multikulturalisme pada masyarakat Australia dan peran Islam di Australia.
“Islam di Australia adalah suatu kisah yang dinamis dan terus berkembang dengan sejarah yang kaya, dan sesuatu yang dapat dibanggakan di negara kami,” tutur Dubes.
“Umat Muslim Australia yang berjumlah sekitar 400,000, terdiri dari 70 aneka ragam latar belakang etnis – termasuk Indonesia – telah memberikan sumbangsih besar pada keberhasilan Australia kontemporer yang majemuk.”
Program pertukaran ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada para tokoh yang bermunculan pada masyarakat Muslim Indonesia untuk terlibat dengan rekan mereka di Australia dalam sejumlah masalah penting yang mempengaruhi penduduk di kedua negara. Para peserta juga akan mempunyai kesempatan untuk menyaksikan pameran “You Am I” oleh para seniman/wati Muslim Australia di Melbourne yang disponsori oleh Dewan Islam Victoria dan Dewan Kota Hume di Victoria.
Ini adalah delegasi pertama dari tiga kelompok dari Indonesia yang dijadwalkan untuk berkunjung ke Australia di bawah Program Pertukaran Muslim Lembaga Australia-Indonesia (AII) yang akan berlangsung antara Maret-Juni 2010.
Pada Mei, lima tokoh Muslim muda dari Australia akan melakukan kunjungan balasan ke Indonesia untuk belajar secara langsung tentang masyarakat Indonesia yang majemuk, demokratis dan toleran dan untuk bertemu dengan para tokoh masyarakat, pendidikan dan agama, para akademisi, pejabat pemerintah dan perwakilan media.
Program Pertukaran Muslim ini dibentuk oleh Pemerintah Australia melalui Lembaga Australia-Indonesia pada 2002.
Selama dua dasa warsa, AII telah melakukan peran yang unik dan vital dalam memupuk persahabatan dan pemahaman antara Australia dan Indonesia melalui proyek-proyek seni, musik, pendidikan, kepemudaan, masyarakat madani, antar-agama, media dan olahraga.
Pertanyaan Media:
Sanchi Davis (Atase Kebudayaan) Tel. 2550 5260, HP 0811 936302